Mahkota Darah: Jalan Menuju Puncak
Oleh Penulis Utama: @aikasaja
Bab Rilis
3 Bab
Tayangan
2
Dukungan
💖 0
🏁 Target Tamat Novel
Bab 3 dari total 98 bab
Kerangka Karakter Terencana (4)
Lin Feng
Protagonis
Pemuda dari keluarga miskin dengan tubuh yang dianggap tak berbakat. Namun ia memiliki jiwa yang tak pernah menyerah dan dorongan kuat untuk melindungi orang-orang yang dicintainya. Rahasia masa lalu: ia mewarisi fragmen Warisan Dao Agung dari leluhur yang terlupakan.
Ye Hao
Antagonis
Putra bangsawan dari Klan Ye yang sombong. Bakat kultivasi jenius, tetapi licik dan kejam. Ia akan melakukan segala cara untuk mempertahankan statusnya dan menghancurkan siapa pun yang mengancam posisinya sebagai calon penerus sekte.
Master Bai
Mentor
Seorang kultivator tua yang misterius dan pendiam. Mantan tetua Sekte Pedang Abadi yang diasingkan karena menentang praktik kejam sekte. Memiliki pengetahuan luas tentang teknik kuno dan rahasia langit.
Xiao Mei
Sahabat
Murid perempuan cerdas dari keluarga pedagang. Ia memiliki bakat dalam alkimia dan formasi. Meskipun lemah dalam pertempuran, ia setia kepada Lin Feng dan sering membantunya dengan strategi serta sumber daya.
Latar Belakang Jagat (World Setting)
Dunia Tian Yuan, benua luas dengan sembilan sekte besar. Energi spiritual mengalir deras, tetapi hanya yang berani merebutnya yang bisa maju. Hukum rimba berlaku: yang lemah menjadi budak, yang kuat menjadi raja. Level kultivasi: Qi Gathering, Foundation, Core Formation, Nascent Soul, Divine Transformation, Tribulation, dan Dao Ascension. Setiap level memerlukan pemahaman mendalam tentang hukum alam dan pertempuran sengit untuk mendapatkan sumber daya.
Prolog & Sinopsis Cerita
Daftar Bab & Kelanjutan Kisah
Perjalanan takdir yang sedang ditulis oleh pujangga.
Debu di Tiang Langit
Di perbatasan utara Benua Tian Yuan, di mana deru angin gurun berpadu dengan bisik hutan purba, terb...
Badai dari Debu
Debu di bawah kakinya masih terasa hangat saat Lin Feng melangkah maju, mengikuti kerumunan calon mu...
Api Pertama di Lembah Bayangan
Fajar menyingsing di Lembah Naga Tidur, menyapu kabut tipis yang masih bergelayut di puncak-puncak b...